permisiiiii..

Foto Saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
hanya manusia biasa yang tidak sempurna tapi selalu ingin sesuatu yang luar biasa meskipun sampai harus ke luar angkasa.

Selasa, 21 Desember 2010

Teori Sosial - Komunikasi Pembangunan


Berikut adalah beberapa teori komunikasi yang dapat digunakan dalam penelitian-penelitian ilmiah yang akhirnya bertujuan untuk dikomunikasikan kepada pihak-pihak terkait, misalnya pemerintah, warga sekitar, ataupun instansi-instansi lainnya.

Teori Penguatan Kontigensi; teori ini membahas mengenai perilaku manusia yang melibatkan tiga komponen utama yaitu:
a.                   kondisi lingkungan terjadinya perilaku
b.                  perilaku itu sendiri
c.                   konsekuensi dari perilaku tersebut.
Berulang atau tidak berulangnya suatu perilaku dipengaruhi oleh keadaan tiga komponen tersebut.

Teori Gaya Hidup; pokok dari gaya hidup adalah pola hidup seseorang dan akticitas,minat,pendapatnya, dengan demikian gaya hidup didefinisikan sebagai pola hidup bagaimana prang menggunakan uang, waktu, minta, dan pendapatnya terhadap hal-hal yang ada di lingkungannya. 
Teori Konformitas; adalah proses dimana tingkah laku seseorang terpengaruh atau dipengaruhi oleh orang lain di dalam suatu kelompok. Cara seseorang terpengaruh ada bermacam-macam, ada yang secara tidak langsung ataupun tidak langsung.
Teori Stratifikasi Sosial; konsep dalam sosiologi yang melihat bagaimana anggota masyarakat dibedakan berdasarkan status yang dimilikinya. Status yang dimiliki oleh setiap anggota masyarakat ada yang didapat dengan suatu usaha (achievement status) dan ada yang didapat tanpa suatu usaha (ascribed status). Stratifikasi berasal dari kata stratum yang berarti strata atau lapisan dalam bentuk jamak.
Sebenarnya masih banyak lagi teori-teori sosial yang bisa kita jadikan acuan dalam penelitian ilmiah dan bisa kita temukan di banyak buku-buku sosiologi dan antropologi.
kata-kata di atas hanyalah teori, namun bisa dibuktikan kebenarannya dalam suatu interaksi sosial tertentu, karena interaksi sosial sangatlah relatif terhadap pelakunya, perilakunya, bahkan lingkungannya.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar